Dampak Positif dan Negatif Media Sosial






Salam Ceria Bunda......


Apa kabar bunda bunda hari ini? Alhamdulillah saya dan keluarga sehat, walau  hari ini agak menguras tenaga karena Dirga Pentas Budaya Nusantara di sekolah dari pagi sampai siang hehehe , namun saya tetap semangat menulis tantangan hari kelima ini. 


Saya tertarik dengan tema kelima tentang media sosial. Siapa yang belum punya akun facebook, Instagram, Twitter, Whatsapp, youtube??  mungkin bagi generasi milenial sekarang ini, jika tidak memiliki akun media sosial dianggap ketinggalan jaman. 

Memiliki akun media sosial adalah sebuah kewajiban hehehe, apalagi dengan follower yang banyak. Memiliki jumlah follower banyak, merupakan point plus bagi generasi milenial. Parameternya semakin banyak follower semakin terkenal hehehe, jadi selebgram atau selebtwit.

Rata rata hampir semua memilikinya ya.., apalagi seperti saya dan bunda sebagai seorang blogger heheheheehe. 

Berbicara tentang media sosial, ada data dari  Indonesia Digital Landscapes  yang dirilis pada bulan Januari 2018, pengguna media sosial di Indonesia 130 Juta orang . Sedangkan menurut data dari Hootsuite dan We Are Sosial yang dirilis pada  bulan Juli 2018 mengungkap 81% pengguna internet dunia aktif di media sosial. 



 Data Indonesia Digital Lanscapes


Ternyata banyak juga ya pengguna internet di dunia ini, termasuk saya dan bunda bunda semua hehehe. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan teknologi ini pasti akan terus berkembang dan siap tidak siap,  harus siap menghadapinya. Perkembangan teknologi  datang untuk di sambut, bukan untuk dihindari. 
 
Penggunaan media sosial yang berkembang pesat dari tahun ke tahun membawa pengaruh positif dan negatif dalam kehidupan masyarakat.  Apa saja dampak sosial media itu ?

     Dampak Positif

  •  Hiburan Dan Sumber Inspirasi

    Memiliki media sosial memang dapat memberikan hiburan tersendiri, jika saya sedang tak ada ide menulis, atau sedang ada waktu senggang  stalking  instagram. Sekarang banyak sekali creator yang lucu lucu dan menghibur.

    Melalui media sosial, saya menjadi tahu informasi atau kejadian apa yang sedang viral. Seperti  sekarang ini yang sedang  booming "Seberapa Greget" hahahha, entah dari siapa ide ini dibuat , namun saya jadi lumayan terhibur, heheh. Saya mau buat seberapa Greget ya... "Seberapa greget loe...??? "Teman saya ikut lomba blog"  "teruss...?" "Saya yang menang" yee....hahahahah

    Media sosial  juga dapat memberikan inspirasi untuk berkarya, banyak ide ide yang bisa didapat. Dari ide yang didapat bisa dikembangkan sesuai dengan kreatifitas yang kita miliki.

    Media Promosi Yang Efektif dan Efisien

    Media sosial  membantu saya mempromosikan lagu anak yang saya ciptakan. Untuk Pelaku industri dengan hadirnya media sosial  mempu memangkas biaya promosi yang biasanya berpromosi melalui media televisi, media cetak dan radio namun dengan hadirnya media sosial mempermudah untuk mengenalkan produknya. 

    Apabila biasanya menggunakan seleb atau artis sebagai model untuk memperkenalkan produknya sekarang lebih mudah memperkenalkan produk melalui influencer atau blogger yang memiliki banyak follower , lebih ekonimis, semua karena manfaat positif media sosial. 

    Komunikasi Lebih Mudah dan Murah

    Jadi ingat ketika masa kecil dan masa remaja saya dulu,  cara saya berkomunikasi dengan teman teman adalah melalui surat. Walau rumah kami berdekatan jika kami ingin membuat janji untuk  bertemu selalu menyelipkan surat dibawah pintu rumah hahahaha. Karena saat itu tidak ada HP apalagi Smartphone .
     
    Cara komunikasi saya dengan teman teman yang lain adalah  "Komunikasi Hati" , setiap jam 4 sore tanpa alat komuniasi kami pasti bisa kompak berkumpul di sebuah lapangan untuk bermain. hehehe. Itu adalah cara berkomunikasi saya jaman dulu.

    Apabila ingin berkirim kabar dengan teman diluar kota menggunakan pos surat, membeli perangko kalau ingin cepat sampai pakai prangko dengan harga yang  mahal trus mengantarkan ke kantor pos dan sampainya beberapa hari. Apabila ada motor bapak pos di depan rumah , pasti senang dapat balasan dari teman hehehe. 

    Itu cerita bagaimana saya berkomuniaski dengan teman teman saya,pada masa bahula  hehehe, sekarang betapa mudahnya berkomunikasi dengan banyaknya platform media komunikasi yang tersedia. 
     
  • Mendapatkan Informasi Lebih Cepat

    Sejak berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi tidak dipungkiri sangat memberikan kemudahan dari segala aspek. Dengan hadirnya smartphone dan jaringan internet menjadikan segala sesuatu menjadi mudah.

    Lebih mudah mendapatkan informasi dan memberikan informasi dari dunia luar, saya sering mendapatkan informasi dari twitter dengan hastag apa yang sedang tranding. Melalui jempol Nitizen cepat sekali memberitakan berita , baik berita benar ataupun berita tidak benar.

    Mudah Mendapatkan Tawaran Pekerjaan

    Untuk Blogger seperti saya dan bunda bunda , media sosial itu vital, selain untuk  mempromosikan tulisan , media sosial menjadi tolak ukur dalam bermedia sosial, apakah kita menggunakannya dengan baik atau justru sebaliknya. Dengan penggunakan media sosial dengan baik, orang akan mudah memberikan penawaran pekerjaan untuk kita. Saya sempat ngobrol dengan teman kalau sekarang salah satu syarat melamar pekerjaan ,  mencantumkan akun media sosial, untuk penilaian.


    Dampak Negatif

    Kurang Bersosialisasi

    Saat asik bermedia sosial, kecenderuangan yang dilakukan adalah menyendiri, saat menyendiri ada temen disamping nya pun tidak disapa. Media sosial seperti menjadikan yang dekat menjadi jauh dan yang jauh menjadi dekat heheheh

    Kecanduan 

    Saya sering  sharing dengan teman teman, salah satu topik yang selalu hangat adalah anaknya tidak mau lepas dari HP. Semua aktifitas harian seperti mandi, tidur, sekolah jadi tidak teratur. Asik sekali tidak mau melakukan aktifitas apapun selain memegang HP.

    Anak menjadi  tantrum ,ini cerita nyata saya melihat sendiri, saat kami hendak jalan jalan, sang anak asik melihat youtube tiba tiba kuota habis, dan marah luar biasa. Sampai akhirnya mobil berhenti untuk membeli kuota. cata dia menangis adalah satu "alat" agar dibelikan kuota, apabila cara tersebut dituruti terus oleh ibunya, anak merasa "menang" dari ibunya. 

    Apabila ini terjadi sebaiknya segera alihkan ke kegiatan positif yang lain, misalnya bermain kartu buah, kartu hewan, ular tangga, atau diajak ke lapangan bermain sehingga anak leluasa bermain. Oh ya...satu lagi pesan untuk saya dan bunda bunda, ketika mengajak anak bermain  juga harus konsisten, sebaiknya simpan  HP, jangan ada Hp diantara kita hehehe.

    Mudah Tersebarnya Hoax dan Hate Speech

    Semua berita yang didapat dimedia sosial tidak semuanya valid dan benar. Perlu disaring dan tidak langsung di share. Penyebaran berita secara  secara cepat dan masif membuat berita berita tersebar tak terkendali.

    Ketika seseorang membaca berita, pasti timbul reaksi yang berbeda beda satu dengan yang lain ada yang langsung marah, memaki, langsung di - share, padahal berita yang di dengar dan dilihat belum tentu benar.

    Ketika marak berita  tentang penculikan anak, semua menjadi resah, saling curiga dengan orang yang tidak dikenal. Saya membaca berita seseorang seorang tewas karena disangka akan menculik anak, huhuhuhu, sedih saya.

    Hanya jempol saya, bunda bunda, netizen  yang dapat mengendalikan berita hoax, sehingga ada kampanye "Stop di kamu" dan "Saring sebelum Sharing".

    Rawan Konflik

    Menyebarnya berita yang tidak benar dapat menimbulkan kecurigaan,  pergesekan, selain 
    itu banyaknya pengguna medial sosial, sangat rawan menimbuklan terjadinya konflik.  
    Dulu pepatah mengatakan "Mulutmu adalah Harimaumu" sekarang bergeser menjadi "Jempolmu adalah Harimaumu" . Artinya kita harus berhati hati sebelum mem-posting apapun.
    Media sosial memang akun milik pribadi, namun saat mulai diposting itu akan menjadi konsumsi  public. Bahasa Verbal dan Bahasa tulisan itu berbeda, bisa jadi ketika meng-upload gambar atau mem-publish tulisan yang awalnya sebagai berita pribadi bisa menjadi konflik untuk orang lain .

Demikian bunda yang menjadi pembahasan saya tentang tema media sosial, setiap orang memiliki pendapat yang tidak sama tentang media sosial. Apa pendapat bunda tentang media sosial? 

Terima Kasih bunda sudah berkunjung di blog saya....
Salam Kukuruyuk...


 
 

You Might Also Like

7 komentar

  1. Balasan
    1. Iya bun...terima kasih sudah berkunjung di rumah saya hehe

      Hapus
  2. Buat anak2 ada baiknya pertama kali dikenalkan sosmed langsung bikin perjanjian bund , boleh digunakannya waktu apa. Jd bisa terkontrol. Itu ilmu yg saya dpt dr sosmed juga. Hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Betul, Dirga hanya boleh weekand maksimal 1 jam mainnya hehe

      Hapus
  3. Sosialisasinya lewat medsos bun hihihi..

    BalasHapus
  4. Bener bun, kecanggihan teknologi ini jadi PR buat kita terutama orang tua agar lebih mawas diri dengan yang diikuti anak-anak :)

    BalasHapus
  5. Harus seimbang ya penggunaannya

    BalasHapus