Kenangan Masa Kecil Yang Tak Terlupakan



Salam Ceria Semua...

Ketika saya membicarakan tentang masa kecil, biasanya saya akan  menguplek uplek Long Term Memory saya...memori yang sangat long..long..long... dimasa kecil. Ada cerita lucu, ada cerita haru, ada cerita bahagia semua akan membuat  tertawa dan menangis sendiri hehe.

Banyak cerita seru yang sebenarnya ingin saya simpan di memori otak saja, bersyukur Allah memberikan kapasitas otak saya bergiga giga sehingga saya masih bisa menyimpan memori itu. Karena tema kali ini tenang Kenangan masa kecil, yup saya aka membagikan kisah ini ya bun....Apa saja Kenangan kenangan itu


Kehilangan Kakak dan Adik, Dua Hari Berturut Turut

Saat itu saya masih terlalu kecil ketika kakak dan adik saya meninggal, tapi saya masih mampu mengingat kejadiannya,  kakak saya kelas 6 SD dan adik saya masih bayi. Meninggal karena sakit demam berdarah dan tidak bisa tertolong.

Awalnya kakak yang meninggal, selang sehari kemudian adik saya yang meninggal.  Kata dokter Emak terlambat membawa ke rumah sakit, dikira sakit demam biasa ternyata demam bedarah sampai sudah membiru badannya.

Kakak Saya yang Sebelah Emak, Saya sedang dipangku Emak
Foto : Koleksi Pribadi



Kurus 

Saat saya kecil berpawakan kecil, kurus, kering hahahaha, sampai dapat labelling kucing karena makannya sedikit seperti kucing. Sampai saya sering dicekoki katanya biar doyan makan, barangkali obat cekoknya tidak berpengaruh langsung saat itu...nge-effect- nya sekarang karena sekarang saya jadi gendut, doyan makan dan gak mau berhenti kalau makan hahaha.

Berarti sekarang Dirga berpawakan kurus itu bawaan dari saya kali ya.... padahal porsi makannya banyak seperti saya, tapi tidak bisa gendut, tidak apa apa semoga Dirga sehat terus.


Saya bersama Kakak
Foto : Koleksi Pribadi


Lokasi Sekolah Dekat Dengan Rumah


Saat TK lokasi sekolah sangat dekat sekali dengan rumah, tepatnya di samping rumah persis hehehe. Sebenarnya bukan seperti sekolah pada umumnya, namun tempat pertemuan warga atau balai kampung yang dipakai untuk kegiatan sekolah. 

Karena sekolah terlalu dekat, jadi saya tidak bisa ijin atau bolos sekolah,  pasti ketahuan bu guru. Tapi yang paling asik ketika istirahat sekolah, saya selalu pulang dan makan dirumah, tidak jajan karena sekolah tidak mempunyai kantin.

Teman teman TK saya masih sering bertemu sampai sekarang, oh ya bu guru TK saya masih sehat sampai sekarang, pingin sowan beliau tapi katanya sudah pindah rumah, semoga bisa segea bertemu beliau.


Saat Pelajaran Olah Raga
Saya yang mana hayo?
Foto : Koleksi Pribadi


Sering Menang Lomba 17 Agustusan

Siapa nih...yang sering menang lomba 17 Agustusan di kampung? saya sering menang lomba lho....lomba krupuk, lomba karung, lomba kelereng hehe. Perayaan 17 Agustusan saat saya kecil sangat meriah sekali, merasa senang dan menjadi hiburan tersendiri.. Namun dari beberapa kategori lomba, yang sering saya menangkan adalah lomba joget dangdut hahahaha, dangdutan..tarik mang..

Saat Lomba Joget
Foto : Koleksi Pribadi



Mriang Kalau Ulang Tahun Tidak Dirayakan

Hahaha...kalau ini agak gimana memang, saat itu barangkali saya mengalami  psikosomatis, hahaha atau mungkin mriang itu akal akal an saya saja.  Sebagai wujud saya belum siap mendapatkan adik baru, sejak meninggalnya adik saya.

Tahta anak bungsu yang melekat selama 8 tahun kepada saya, diambil alih oleh adik baru saya, yang didapat secara "tak sengaja", saya menyebut tak sengaja..karena Emak berusia diatas 40 tahun jadi tidak terpikirkan untuk nambah anak lagi, ternyata keprucut dapat rejeki tak terduga dari Allah, hamil  lagi.  Dengan kehadiran adik saya berarti genap 12 anak yang sudah pernah singgah di rahim ibu. Uakeh tenan yoo hehehe. Tapi sekarang saya sayang adik kok bun hihi.

Jadi kata kakak, waktu saya masih kecil jika tidak dirayakan ulang tahun pasti mriang. Kakak kakak suka patungan untuk merayakan ulang tahun saya. Mungkin sebenarnya kakak merayakan ulang tahun adik, tapi karena saya mriangan kalau tidak dirayain yo...bareng sekalian hihihi, tanggal lahir saya dan adik selisih dua hari jadi dirayakan barengan, biar hemat, selain itu biar saya tidak mriang, adik saya belom mudeng acara ulang tahun tapi saya sudah mudeng hehe.

Seiring berjalannya waktu kakak kakak sudah mulai menikah dan ketika merayakan ulang tahun, adik saya umur 2 saya umur 10, adik umur 3 saya umur 11, adik umur 4 saya umur 12 , lama lama rasanya saya malu, wes gede kok ulang apalagi ulang tahun tandem bareng adek hehehe. Akhirnya tradisi perayaan ulang tahun pun terhenti dan alhmdulillah tradisi mriang saya ikut auto berhenti.

Bersyukur Dirga tidak niru saya dalam hal ini, tidak ada acara mriang kalau tidak ulang tahun. Karena ternyata Dirga kurang suka acara celebration sama seperti ayah.



Selalu Merayakan Ulang Tahun Saat Kecil 
Foto : Koleksi Pribadi


Pertama Kali Makan KFC Karena Masuk Rangking 3 Besar 

Saat saya SD kelas 4 , KFC Candi Semarang membuat program siswa siswi yang nilai rapornya bagus Rangking 1 - 3, boleh makan gratis di KFC  dengan syarat mengumpulkan foto copy raport. Saat itu saya meraih rangking 2 dikelas, senang dan bangga bisa makan di KFC. Mungkin kalau saat itu saya sudah bisa menulis blog, saya akan menulis First Impression tentang ayam kriuk hahaha.

Satu raport hanya berlaku satu kali makan, saat itu buat saya makan KFC itu mewah karena harganya lumayan mahal. Sayang sekarang program seperti ini sudah tidak ada lagi hehehe, bunda pernah juga gak makan di KFC bayar pakai foto copy raport? kalau pernah berarti kita angkatan jadul hehehe.

Hasil Raport Saya, Rangking 2 
Foto : Koleksi Pribadi


Meraih  NEM (Nilai Ebtanas Murni) Tertinggi di Sekolah

Saya senang dan bangga ketika hasil Ujian Nasional sudah keluar, ternyata nilai saya paling tinggi di sekolah, "43, 23". Bangga karena murni hasil dari belajar, bukan ngitung kancing. Senang karena mendapatkan hadiah dari sekolah isinya buku tulis batik, bukan melihat nilai buku batiknya, tetapi saya senang bisa mambuat orangtua saya bangga, ikut berdiri di depan kelas mendapatkan ucapan selamat dan menyaksikan anaknya berhasil meraih nilai tertinggi di Sekolah.

Saya berpikir dengan nilai NEM tinggi dapat mendaftar ke sekolah negeri favorit saya, SMP Negeri 2 Semarang. Namun apa daya, bapak tidak mengijinkan saya bersekolah di lokasi yang jauh dari rumah.  Akhirnya saya bersekolah di SMP Theresiana 1 Semarang, alasan bapak karena sekolah jauh tidak ada yang mengantar dan bapak takut kalau saya harus naik angkutan umum. Dari dulu bapak selalu menghawatirkan saya, sampai SMA pun saya tidak boleh sekolah jauh, jadi tetep ngendon di Theresiana.


Nilai NEM Tertinggi di Sekolah
Foto : Koleksi Pribadi         

Memiliki Teman Kecil dan Terus Bersahabat Sampai Sekarang
Saya memiliki teman dari bayi yang terus berkomunikasi sampai sekarang, walau mereka melanglang buana ke kota orang, berjodoh dengan orang luar kota, sudah menikah dan mempunyai anak, kami tetap bersahabat.
Ketika saya main ke Jakarta pasti kami menyempatkan diri untuk berkumpul, kalau berkumpul bukan cuma kami tapi anak suami diajak juga. 

Teman teman saya mendapatkan suami dari orang beda kota, hanya saya yang dapat suami orang Semarang karena saya tidak pernah tinggal dikota lain selain Semarang, mungkin karena Bapak tidak mengijinkan saya jauh jauh dari rumah jadi terbawa sampai sekarang, jogo kandang hehehe. Sampai sekarang menikah pun,  ayah Dirga memperlakukan saya sebagimana bapak memperlakukan saya, tidak boleh kemana mana sendiri takut ilang katanya karena jujur memang maping saya jelek... hahah.



Saat Saya Main Ke Jakarta, Sahabat Menyempatkan Bertemu
                                                              Foto : Koleksi Pribadi


Demikian bunda beberapa cerita yang tidak mungkin saya lupakan, karena banyak kenanga dari kecil hingga saya SD, masih banyak cerita seru yang saya alami saat kecil, namun itu yang masih melekat di pikiran saya heheh.

Terima kasih sudah berkunjung di blog saya bun...

Salam Kukuruyuk

You Might Also Like

1 komentar

  1. wow...punya saingan lomba 17 an nih. Padahal hadiahnya hanya buku tulis dan pensil lo, bun. Tapi seru!

    BalasHapus