Hidup Sehat Itu Pilihan, Mengkonsumsi Produk ISC Itu Mutlak

 



Dua tahun lalu, saya memulai mengubah pola hidup sehat. Mengubah total, bukan hanya pola makan saja yang berubah, pola pikir, pola tidur, pola masak dan pola-pola yang lain juga berubah untuk menjadi lebih baik. Sampai saat ini,  pola hidup sehat merupakan bagian dari hidup saya dan sudah menjadi habit.

Awalnya memang sangat sulit, karena terbiasa dengan pola hidup yang acak-acakan, tidak teratur, tidak disiplin. Paling kacau adalah ketika kebiasaan jajan sembarangan, setiap melihat penjual makanan di jalan, saya berhenti dan membelinya. Jajan apapun, mau cilok, bakso, mie ayam, makanan yang pedas berlevel sudah pernah saya icip. Seolah olah bangga kalau bisa mengudap mie dengan level tertinggi, hahahaha, tidak memikirkan dampak diperut, kalau sekarang teringat hal itu, rasanya ingin menertawakan betapa bodohnya saya saat itu. 

Akibat makan yang sembarangan selama bertahun-tahun, tubuh jadi berontak. Tubuh protes, wajar dong kalau tubuh protes, sariawan tiap bulan, rambut rontok, kulit kusam, maaf BAB tidak lancar, berat badan melesat, bangun tidur sendi nyeri, tumbuh benjolan ditubuh. Jujur saya pernah mengalami tipes setiap bulan sampai tiga bulan berturut-turut, tipus apa angsuran gaes, tiap bulan.

Bak lagu sinetron "Ku menangis...membayangkan",  iya rasanya ingin menangis dan menyalahkan keadaan, badan sakit semua, sariawan datang hilang, tipes gak sembuh-sembuh. Tidak ada yang harus disalahkan, yang salah ya saya karena tidak bisa mengontrol mulut, yes saat itu saya egois.

Banyak dampak negatif yang terjadi hanya karena saya tidak bisa mengontrol mulut. Ini baru dampak pribadi yang saya rasakan. Saya ini Chef keluarga, apabila saya tidak bisa menjaga kesehatan diri sendiri dan tidak bisa mengatur urusan dapur, lantas bagaimana nasib kesehatan suami dan anak saya. Kesehatan mereka ada di tangan saya, seharusnya saya yang bertanggung jawab penuh atas apa yang mereka konsumsi dari bangun pagi sampai menjelang tidur. 

Saya mulai merasa bersalah ketika suami berat badannya menyentuh angka 79 kilo, setiap beraktivitas ngos-ngosan, tidur mendengkur, baju yang dipakai semua "mletet" seperti lontong, aduh pasti tersiksa. 

Saya mulai merasa gundah gulana ketika anak saya tipus, belum lagi gunjingan orang "Anaknya kurang gizi" "Anaknya cacingan itu" karena berat badan tidak naik-naik walau sudah makan banyak, tetapi saya menyadari apa yang tersaji bukanlah makanan sehat.

Ya Allah, saya merasa menjadi Ibu yang mendzolimi diri sendiri sekaligus mendzolimi suami dan anak, oh...Sedih, pilu.  Saya bangkit dan  tidak mau berlarut dalam kesedihan. Kalau saya hanya meratap dan tidak mengambil langkah untuk kebaikan keluarga berarti sama saja, saya melakukan kebodohan untuk kedua kalinya, sama saja saya mengulang kesalahan yang sama. 

Dan...tara...Saya mulai mengubah Mindset, saya harus sehat, keluarga harus kuat. Saya mulai membaca buku-buku tentang kesehatan, saya mulai mengikuti kelas kesehatan, rajin melihat IG live tentang pola hidup sehat, stalking kelas memasak sehat.

Setelah mempelajari apa yang saya baca, ternyata banyak hal yang saya tidak tahu, banyak hal yang selama ini saya anggap benar ternyata keliru. Salah satu contohnya tidak mengkonsumsi karbohidrat secara berlebihan. Karbohidrat memiliki keanekaragaman jenis, ada jagung, kentang, singkong, ketela, saya hanya berpikir karbohidrat ya nasi, kalau belum makan nasi ya belum makan.

Minset berubah, pola makan dan pola belanja juga mulai ikut berubah, terbantu dengan produk sehat di ISC.  ISC merupakan salah satu perusahaan penyedia kebutuhan sehari-hari, siapa saja boleh menjadi mitra untuk mendapatkan penghasilan, seru bener ya.

Lanjut ke produk  yang saya konsumsi di ISC ya.

1. Saya mengurangi mengkonsumsi nasi putih, Alhmdulillah sekarang menemukan produk pengganti nasi, ada Nasi Jagung

 Nasi-Jagung-Gotong-Royong

2. Saya stop mengkonsumsi gula pasir, ada produk Gula Aren 

 Gula-Aren-Cair

3. Saya tidak mengkonsumsi minyak sawit, di ISC ada produk Minyak Kelapa 

Minyak-Kelapa

 4. Saya tidak mengkonsumsi micin, betemu lah dengan Kaldu Jamur Tiram

Kaldu-Jamur-Tiram

5. Tidak mengkonsumsi mie instan, ada produk Mie Sehat 

 Mie-Goreng-Rasa-Bawang

Satu hal lagi ternyata ISC ini bisa jadi lahan Bisnis Tanpa Modal untuk siapapun dimasa pandemi ini, luar biasa ya... keuntungan yang didapat berlipat ganda, sudah produknya komplit, harga terjangkau,bisa ikut menjualkan poduknya tanpa mengeluarkan modal dan yang pasti membantu UMKM untuk tetap survive dimasa sulit sekarang ini.

Senangnya hati ini, siapa sih Owner ISC rasanya ingin bertemu dengan Beliau untuk sungkem dan mengucapkan terima kasih karena telah memberikan kemudahan kepada banyak masyarakat.

 

                                                 

Diatas ada foto saya, sebenarnya bukan langsing yang menjadi fokus utama saya, tetapi ketika sudah mulai menjalankan pola hidup sehat, berat badan akan otomatis mengikuti, dan ada bonus lain yang saya dapatkan :

1. Badan jadi lebih fresh

2. Kulit Jadi Glowing

3. Tidak mudah lelah

4. Benjolan ditangan dan leher mulai mengecil

5. Maaf, BAB jadi lancar

6. Sariawan sudah tidak pernah datang

 

Kesehatan saat ini sudah menjadi kebutuhan primer, buktinya banyak Artis dan Public Figure yang mulai mengubah pola hidup sehat seperti Tya Ariestia, Dewi Hughes, Rina Gunawan, Santi Denny, Imam Darto dan masih banyak lagi. 

Jangan takut untuk menjadi sehat, menjalani pola hidup sehat itu pilihan, yang terpenting kita berikhtiar untuk sehat, masalah hasil kita serahkan kepada Tuhan.

Salam Sehat Ya....

Tulisan ini diikutsertakan pada Blogging Competition Indo Supply Chain bersama komunitas blogger Gandjel Rel

 

You Might Also Like

3 komentar

  1. Wow...from langsung to langsing. Gagal fokus jadinya😀

    BalasHapus
  2. Takjub aku liat penampilan terkini Bundir. Emang ya, kalau pola hidup sehat dan benar tuh bonusnya langsing ❤

    BalasHapus
  3. Waah, bundir langsing pisaan...keren...

    BalasHapus